Perbandingan Manfaat Minum Teh Panas dengan Dingin

Teh sekarang sudah menjadi primadona bagi setiap orang, apalagi diseduh dengan secangkir gelas dan ditemani sebuah majalah di pagi hari maka akan terlihat nikmat. Adapun berbagai cara menyajikan yaitu dengan teh panas maupun dingin tergantung selera penikmatnya. Manfaat minum teh ini memang sangatlah banyak, baik untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan menyehatkan tubuh. Sehingga kebanyakan orang memilih teh untuk menemani kesehariannya.

Dikemas dengan senyawa berkhasiat dan kafein alami, teh dapat berfungsi sebagai alternatif bergizi dan sehat untuk kopi, jus dan minuman ringan. Menikmati rasa ringan polos atau manis dan pada Suhu panas atau dingin. Namun, minum teh panas memiliki beberapa keuntungan kecil  dibandingkan dengan teh dingin.

manfaat minum teh panas

Adapun perbandingan beberapa manfaat minum teh panas dengan dingin, diantaranya :

1. Antioksidan yang lebih

Selama proses seduhan pembuatan teh, daun teh dimasukan kedalam air panas dan menarik senyawa beraroma dan bergizi di dalam air. Senyawa gizi ini termasuk flavonoid, yang senyawa alami dengan sifat antioksidan. Website Teh Hijau menjelaskan bahwa antioksidan ini terkandung dalam teh yang cukup reaktif, yang berarti  mereka mengoksidasi dan menghilang dengan cepat setelah terpapar oksigen di udara. Minum teh panas segar dari ketel memungkinkan untuk konten antioksidan maksimal. Jika Anda membiarkan teh di dalam wadah terbuka, oksigen perlahan-lahan akan menguras pasokan antioksidan teh. Sejak antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh, minum teh panas lebih menguntungkan daripada minum teh dingin. Seperti dijelaskan oleh Asosiasi Teh dari Amerika Serikat, antioksidan dalam teh panas mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, meningkatkan kesehatan tulang yang baik, mendukung sistem kekebalan tubuh dan menurunkan risiko kanker tertentu.

Baca juga : Manfaat teh hitam untuk kesehatan

2. Flavor yang lebih baik

Ketika dinikmati di suhu panas, teh bungkus mempunyai aroma yang kuat dan rasa nikmat. Selain fakta sederhana ini, lidah tubuh manusia juga menikmati rasa lebih panas dari rasa dingin. Seperti dijelaskan dari beberapa situs bahwa, selera Anda memiliki sensitivitas temperatur yang memicu setiap makanan atau minuman masuk mulut. Menurut website, pemicu suhu ini jauh lebih sensitif terhadap suhu hangat daripada suhu dingin. Setelah mengukur suhu bereaksi terhadap suhu, ia akan mengirimkan sinyal listrik ke otak mengenai keseluruhan “rasa” dari makanan. Bila dibandingkan dengan teh dingin, konsumsi hasil teh panas dalam kepekaan rasa lebih besar dan sinyal-sinyal listrik kuat ke otak. Sebagai otak menerima sinyal-sinyal yang kuat, itu menafsirkan teh panas sebagai beraroma, menyenangkan dan manis.

3. Pertimbangan suhu

Meskipun suhu minuman tidak secara permanen mempengaruhi suhu tubuh, minuman panas dan dingin dapat meningkatkan sementara atau menurunkan suhu tubuh. Bahkan, beberapa pendapat menganjurkan minum minuman dingin di suhu panas dan minuman hangat di suhu dingin untuk menghindari masalah kesehatan terkait suhu. Selain itu, preferensi rasa umumnya berubah dengan suhu luar. Misalnya, kebanyakan orang mendambakan minuman hangat selama musim dingin dan minuman dingin selama bulan-bulan musim panas. Meskipun memilih jenis yang Anda pilih teh berdasarkan suhu tidak bergantung pada studi ilmiah, umumnya memberikan rasa kenikmatan. Jadi manfaat minum teh memang sangatlah banyak dan yang paling unggul merupakan teh panas dibandingkan dengan teh dingin.

11

No Responses

Write a response