Penyakit Gula Basah dan Cara Mengobatinya

Melanjutkan artikel beberapa waktu lalu, saya ingin membahas mengenai penyakit gula basah. Bagi yang belum membaca artikel mengenai penyakit gula kering, saya sarankan untuk membacanya terlebih dahulu untuk mengetahui apa perbedaan dari kedua tipe penyakit ini. Seseorang bisa saja mengalami penyakit gula darah karena beberapa faktor contoh yang paling sering adalah faktor keturunan dan gaya hidup yang kurang sehat.

Banyak dari masyarakat belum menyadari bahwa penyakit gula bisa diwariskan, padahal orang yang memiliki garis keturunan penderita penyakit gula akan memiliki resiko lebih besar dibandingkan orang yang tidak memiliki garis keturunan yang memiliki riwayat penyakit gula darah. Sedangkan gaya hidup yang kurang sehat seperti terlalu sering mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol ditambah tidak rutin melakukan olahraga bisa memicu orang untuk mengalami penyakit gula basah. Obesitas juga menjadi faktor paling umum yang terjadi dimasyarakat, bahkan anak kecil bisa memiliki resiko penyakit ini bila mengalami obesitas.

penyakit gula basah

Pengertian Penyakit Gula Basah

Pada kehiduapan sehari-hari masyarakat mengenal penyakit gula memiliki 2 tipe yaitu penyakit gula basah dan kering. Kedua tipe penyakit ini dibedakan dengan melihat kondisi fisik dari pasien tersebut. Orang yang mengalami penyakit gula kering biasanya memiliki badan yang kurus dan terlihat seperti kehilangan berat badannya karena penyakit diabetes.

Pada beberapa kasus penyakit gula basah, pasien cenderung tidak mengalami penurunan berat badan yang signifikan seperti pasien yang mengalami penyakit gula kering. Pasien pada penderita gula basah biasanya masih memiliki energi untuk membangun tubuh mereka karena insulin masih bisa menyerap energi yang mengalir melalui aliran darah manusia. Insulin adalah hormon penting yang dihasilkan oleh tubuh di pankreas. Pada kasus diabetes kering kebanyakan pasien tidak bisa menghasilkan insulin untuk bekerja menyerap sari makanan sehingga tubuhnya menjadi kering dann mudah capek. Sedangkan yang terjadi pada pasien yang mengalami penyakit gula basah adalah kekurangan insulin. Kekurangan insulin berarti tubuh masih bisa menghasilkan insulin namun jumlahnya tidak memadai untuk menyerap energi dari asupan makanan.

Saya akan memberikan gambaran kenapa seseorang bisa mengalami penyakit gula agar penjelasan ini lebih gamblang. Pada kondisi normal seseorang akan membutuhkan glukosa untuk sumber kekuatan. Glukosa ini akan diserap oleh insulin yang dihasilkan dari pankreas. Proses ini akan berjalan lancar jika jumlah hormon insulin memadai untuk melakukan proses penyerapan sari makanan dalam aliran darah. Sayangnya beberapa orang memiliki kelainan pada produksi insulin sehingga glukosa yang harusnya diserap tidak mampu diserap dengan baik. Lama kelamaan glukosa tersebut bisa menumpuk pada aliran darah dan menyebabkan seseorang mengalami gejala peyakit gula basah. Ada juga beberapa orang yang tidak bisa memproduksi insulin melalui pankreasnya sehingga tubuhnya kekurangan banyak energi karena tubuh tidak bisa menyerap glukosa dari aliran darah. Orang yang tidak dapat memproduksi insulin ini biasanya memiliki tubuh yang kurus kering dan masyarakat biasanya menyebut hal tersebut dengan penyakit gula darah kering.

Cara Mengobati Penyakit Gula Basah

Sebenarnya kita bisa melakukan hal sederhana untuk mengobah pola hidup untuk mengatasi penyakit gula. Beberapa jenis olahraga dapat mengurangi resiko penyakit ini, anda juga harus membiasakan diri anda untuk memilih jenis makanan yang sehat dan mengurangi penggunaan gula. Makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah dapat membantu anda mengurangi resiko ini. Indeks glekemik adalah ukuran yang digunakan untuk menyatakan seberapa cepat makanan tersebut dapat menimbulkan peningkatan pada gula darah seseorang. Konsultasikan pada dokter anda untuk menemukan jenis makanan yang memiliki indeks glekemik yang rendah.

Selain merubah pola hidup yang sehat, seseorang bisa melakukan cara lain untuk mengobati penyakit gula darah basah. Beberapa orang terkadang membutuhkan pengobatan atau terapi insulin untuk mengontrol kadar gula darah yang ada ditubuhnya. Jenis obat yang sering digunakan untuk pengobatan ini adalah Metformin (Glucophage, Glumetza). Obat ini merangsang jaringan tubuh agar bisa menggunakan insulin secara efektif. Selain itu metformin juga membantu anda mengurangi produksi gula di hati, tentu saja dengan dibarengi olahraga rutin dan gaya hidup yang sehat.

Sulfonilurea juga merupakan salah satu obat yang dapat merangsang tubuh untuk menghasilkan insulin yang memadai untuk penyerapan sari makanan. Obat ini seperti Meglitinides yang juga mendorong tubuh untuk menghasilkan insulin pada pasien yang mengalami kekurangan insulin, namun meglitinides bisa menyebabkan gula darah rendah sebagai efek samping yang ditimbulkan.

Obat Alami Penyakit Gula Basah

Beberapa pembaca menginginkan saya untuk membahas obat alami yang bisa digunakan untuk mengatasi penyakit gula basah. Banyak pertimbangan mengapa orang lebih memilih menggunakan cara pengobatan yang alami dibandingkan dengan menggunakan obat kimia. Masalah efek samping biasanya menjadi pertimbangan pertama kali ketika membandingkan antara penggunaan obat kimia dengan obat herbal. Penggunaan obat herbal tentu saja baik untuk kesehatan namun anda juga perlu melakukan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu untuk memastikan herbal tersebut baik untuk tubuh anda atau tidak. Hal ini dikarenakan setiap tubuh memiliki kemampuan yang berbeda-beda untuk mendapatkan beberapa jenis pengobatan. Untuk jenis herbal, beberapa contoh dibawah ini bisa anda gunakan untuk pengobatan penyakit gula secara alami :

a. Pare
Mungkin sebagian besar masyarakat kurang begitu menyukai pare atau masakan olahan dari bahan pare. Pare memang jenis sayuran pahit tapi anda bisa menyajikannya menjadi nikmat jika pintar memasak dan mengolahnya. Pare merupakan jenis makanan yang merangsang produksi insulin di pankreas, jadi cobalah untuk menemukan resep yang pas untuk mengolah sayuran ini

b. Brotowali
Brotowali / Tinaspora Crispa bisa dimanfaatkan pada bagian akar dan batangnya untuk menjaga keseimbangan kadar glukosa didalam darah. Anda bisa merebus akar atau batang brotowali untuk mendapatkan senyawa Tinokrisposid yang berguna untuk mengontrol glukosa.

c. Ginseng
Salah satu tumbuhan yang bisa menjadi obat alami penyakit gula basah. Selain bisa untuk menjaga stamina ternyata gingseng dapat membantu tubuh anda untuk menjaga kadar gula darah. Anda bisa menggunakan ginseng bersama dengan minuman atau melalui ramuan khusus yang dibuat oleh ahli jamu yang terpecaya.

Beberapa bahan diatas dapat anda oleh sebagaimana mestinya dan dapat anda tambahkan sesuai dengan resep yang pas untuk pengobatan anda. Semoga penjelasan dari artikel ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang mencari referensi mengenai penyakit gula basah dan belum tau bagaimana cara mengobatinya.

No Responses

Write a response