Penanganan Penyakit Diare Paling Tepat

Umumnya penderita diare akan  mengalami BAB yang lebih sering dan tinja yang di hasilkan akan lebih encer. Penyebab dari diare akibat mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi atau memakan makanan pedas dengan dosis yang tinggi.

Diare dapat berdampak buruk pada penderitanya apabila penderita mengalami dehidrasi akibat kehilangan banyak cairan dalam tubuh. Oleh sebab itu meskipun penyakit ini umum, diare tidak dapat di katakan penyakit yang enteng, perlu penanganan yang tepat.

penyakit diare

Fakta Tentang Diare

  1. Diare disebabkan oleh peningkatan sekresi cairan ke dalam usus, mengurangi penyerapan cairan dari usus atau bagian tinja melalui usus.
  2. Diare merupakan peningkatan frekuensi buang air besar, peningkatan longgarnya tinja. seseorang yang terkena diare akan mengalami BAB yang berlebihan dan akan banyak kehilangan cairan tubuh.
  3. Diare dapat berupa akut atau kronis, dan masing – masing memiliki penyebab yang berbeda dan perawatan.
  4. Diare dapat diobati dengan absorben ( yang menyerap air), obat anti-motilitas dan senyawa bismuth.

Gejala Diare Pada Orang Dewasa dan Anak-Anak

Gejala diare yang di alami penderita dapat berbeda – beda tergantung kepada penyebab dan siapa yang mengalaminya baik itu anak – anak maupun orang dewasa. Penderita diare ada yang hanya merasakan rasa sakit pada perut singkat dan kotoran yang sedikit encer atau ada juga yang mengalami kram perut dan tinja yang sangat encer. Pada Penderita yang parah kemungkinan juga akan mengalami demam tinggi, selain itu juga penderita diare juga akan mengalami kembung, berat badan yang turun.

Penyebab Diare

Penyebab diare pada penderita yang terjangkit diare yakni infeksi usus, seseorang yang terjangkit oleh infeksi tersebut terjadi akibat mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Mikroorganisme yang sering menyebabkan infeksi usus adalah bakteri, parasit, dan virus seperti norovirus dan rotavirus.

Mengapa Diare Berkembang?

Tinja penderita akan mengalami frekuensi buang air besar yang meningkat dan tinja yang di hasilkan umumnya encer yang di sebabkan oleh peningkatan air dalam tinja. Selama pencernaan, makanan yang tidak dicerna mencapai usus kecil dan usus besar yang lebih rendah dalam bentuk cair. Semakin rendah usus kecil dan usus besar akan banyak menyerap air. Jumlah peningkatan air dalam tinja dapat terjadi jika lambung atau usus kecil mengeluarkan terlalu banyak cairan sehingga menyebabkan tinja lebih encer.

Hal yang Perlu Dilakukan Pada Saat Diare

1. Perbanyak mengkonsumsi cairan

Meminum cairan secara cukup sangat penting untuk mencegah dehindrasi yang diakibatkan oleh seringnya BAB. Seseorang yang sedang diare umumnya merasa lemas akibat banyak cairan tubuh yang hilang, sehingga perlu adanya peningkatan dalam mengkonsumsi cairan untuk tubuh. Air yang mengandung garam dan glukosa diserap oleh usus halus untuk menggantikan air dan elektrolit yang hilang dalam tinja berair. Pada saat anda sedang terserang diare sebaiknya menghindari jus buah dan minuman bersoda sebab dapat memperparah kondisi diare anda.

2. Minum oralit

Bagi anda yang sangat rentan terhadap dehidrasi, solusi tepat untuk mengatasi dehidrasi dengan meminum oralit. Oralit mudah larut dalam air dan berfungsi untuk menggantikan garam, glukosa, dan mineral yang hilang dalam tubuh akibat diare. Untuk meperoleh oralit anda dapat membelinya di apotik dan hindari pembuatan oralit buatan sendiri. Perhatikan bahwa oralit sendiri tidak bisa menyembuhkan diare atau menanggulangi penyebab diare tetapi hanya berguna untuk mencegah dan memulihkan dehindrasi.

Pencegahan terhadap Diare

Pencegahan perlu dilakukan untuk menghindari terserangnya penyakit diare, dimana diare tidak hanya berdampak pada penderitanya, akan tetapi juga berpotensi dalam penyebarannya dalam hal ini keluarga. Oleh karenanya diare perlu dicegah mulai dari kontak pertama heingga sampai penyebarannya. Untuk pencegahan terkena diare dapat dilakukan dengan beberapa cara yakni :

  • Biasakan untuk selalu mencuci tangan baik ketika makan dan selesai melakukan kegiatan, sebab tangan sangat rentan terhadap terkontaminasi oleh kuman.
  • Jangan mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi, misalnya dihinggapi lalat dan minumlah air yang sudah masak.
  • Menjaga kebersihan kamar mandi. Kamar mandi memiliki potensi besar terhadap terserangnya diare sehingga harus benar – benar diperhatikan kebersihannya.
  • Hindari makanan yang terkena sinar matahari langsung
  • Kelola sanitasi dengan baik untuk mencegah pencemaran lingkungan terutama air yang anda konsumsi.

Pencegahan Vaksin

  1. Vaksinasi rotavirus membantu mencegah penyakit diare
  2. Memberikan anak – anak imunisasi campak serta substansial dapat menurunkan suhu dan tinggkat keparahan penyakit diare.

Hindari penyebaran penyakit diare

Ketika anda sedang terserang diare dan ingin mencegah penelurannya ke keluarga anda. Ada baiknya anda melakukan beberapa hal penting untuk mencegah penularannya yakni dengan hal – hal sebagai berikut :

  1. Hindari penggunaan handuk yang sama.
  2. Mencuci tangan sehabis dari toilet
  3. Tetap berada di rumah setidaknya 48 jam setelah periode diare yang terakhir.

Makanan yang anda konsumsi pada saat diare

Pada saat anda sedang mengalami diare ada baiknya anda memperhatikan makanan yang anda konsumsi. Pastikan anda makan makanan yang tinggi serat untuk membantu mengentalkan tinja misalnya pisang, nasi putih dll. Hal tersebut disarankan oleh pakar kesehatan. Sebaiknya makanan yang anda konsumsi jangan terlalu besar dan hindari makanan yang pedas, berlemak dan bersantan.

Buah Pisang

Hindari meminum minuman yang mengandung cafein, lebih baik anda memperbanyak meminum minuman yang jernih seperti air putih. Apabila yang mengalami diare anak – anak maka hal yang anda lakukan jangan memberikan makanan padat pada anak.  Apabila mereka mengalami dehidrasi berikan mereka cukup cairan dan pastikan tanda – tanda dehidrasi berhenti. Setelah itu anda baru dapat memberikan makanan seperti biasa. Apabila ketika di berikan makanan yang berserat tinggi mengalami muntah sebaiknya anda hentikan pemberian makanan tersebut, dan usahakan tetap memberikan air untuk mencegah kekurangan cairan pada tubuh.

 

 

No Responses

Write a response