11 Gejala Penyakit Parkinson Pada Usia Lanjut

Tahukah bahwa beberapa orang di Indonesia tidak menyadari adanya gejala penyakit parkinson karena menganggap sepele pertanda tersebut. Parkinson merupakan penyakit yang sering terjadi pada orang dengan usia yang sudah lanjut usia. Biasanya yang mengalami penyakit parkinson berusia 50 tahun keatas meskipun pada beberapa kasus ditemukan orang yang mengalami penyakit ini pada usia 40 tahun.

Berdasarkan data dari yang saya peroleh dari Yayasan Parkinson Nasional, beberapa orang tidak menyadari bahwa tangan dan kaki gemetar merupakan salah satu gejala penyakit parkinson yang paling umum. Hal itulah yang membuat penyakit parkinson menjadi lebih berbahaya dan mengerikan.

Michael Rezak, ahli saraf dari The American Parkinson’s Disease Association National Young Onset Center bahkan menyatakan bahwa orang yang berusaha mengetahui dan mengobati penyakit ini setidaknya sama dengan membeli waktu kehidupan di dunia ini. Ia pun berpendapat bahwa menjalani pengobatan meskipun tidak dapat menyembuhkan secara total namun hal tersebut memperlambat perkembangan penyakit parkinson di otak.

gambar gejala parkinson

Gejala Penyakit Parkinson pada Orang Dewasa / Usia Lanjut

Penyakit parkinson terjadi karena sel-sel saraf yang berada di otak manusia mulai tidak bekerja secara optimal untuk menghasilkan dopamin. Pada beberapa waktu lalu saya telah membahas mengenai dopamin ini berkaitan dengan penyakit parkinson. Dopamin adalah bagian neurotransmitter pada jaringan otak yang berguna untuk menggerakan bagian tubuh. Sehingga apabila mengalami gangguan pada saat ingin menggerakan anggota badan, Anda bisa memeriksakan diri untuk memastikan produksi neuron dopamin Anda aman atau tidak.

Pengobatan yang lebih dini akan membantu agar tidak kehilangan jumlah dopamin yang semakin banyak. Kehilangan dopamin biasanya ditandai dengan gejala tremor / gemetaran pada bagian tangan dan kaki serta kadang terjadi kekakuan yang mengakibatkan kesulitan untuk menggerakan tubuh. Berikut ini beberapa gejala penyakit parkinson yang perlu diwaspadai :

  1. Mengalami Tremor / Gemetaran Pada Kaki dan Tangan

Tiba-tiba gemetaran meskipun sedang duduk santai merupakan gejala penyakit parkinson yang paling umum terjadi. Kondisi ini biasanya digunakan oleh dokter untuk menganalisa penyakit parkinson lebih lanjut.

Kekurangan Dopamin merupakan penyebab dari gejala ini. Rasa gemetaran ini biasanya juga disertai dengan kesemutan pada kaki. Kesemutan itu rasanya seperti kaki ditusuk-tusuk dan menyebabkan orang tidak nyaman. Apabila Anda atau anggota keluarga ada yang mengeluh dengan tanda-tanda ini sebaiknya untuk memeriksakannya.

  1. Mengalami Gangguan pada Tidur

Sulit tidur biasanya identik dengan insomnia, namun pada kasus ini sulit tidur disini biasanya disebut dengan Sleep Apnea, yaitu kondisi dimana seseorang terkadang terbangun dari tidurnya karena tiba-tiba berhenti bernapas saat sedang tidur. Meskipun hanya sesaat, kejadian ini akan menganggu tidur seseorang.

Gangguan tidur ini juga bisa diamati dengan kebiasaan aneh yang terjadi pada penderita parkinson. Apabila Anda mengamati keluarga yang tidurnya sering menggemeretakkan gigi disaat sedang tidur atau menendang-nendang tanpa sebab yang pasti maka Anda bisa mewaspadai salah satu gejala penyakit parkinson ini.

  1. Indera Penciuman yang Tidak Lagi Peka

Penciuman juga bisa menjadi pertanda untuk mengetahui apakah seseorang mengalami penyakit parkinson atau tidak. Sebagian besar pasien parkinson menyatakan bahwa mereka kesulitan untuk mencium bau yang ada disekitarnya.

Kejadian ini bisa dijelaskan karena seseorang yang mengalami parkinson akan kehilangan sebagian dopamin yang berfungsi mengantarkan sinyal dari saraf diseluruh tubuh ke otak.

  1. Sering Mengalami Sembelit

Sembelit memang bisa disebabkan oleh banyak hal, namun sembelit yang diakibatkan oleh penyakit parkinson biasanya memberikan efek cepat kenyang / perut terasa penuh meskipun cuma makan sedikit. Sembelit merupakan gejala awal penyakit parkinson yang bisa dikenali, namun seringnya diabaikan.

Parkinson telah menyebabkan kinerja pda sistem saraf otonom menjadi terganggu. Kondisi ini menyebabkan usus tidak bisa bekerja secara maksimal karena otot-otot perut yang harusnya mengolah makanan menjadi sulit dikendalikan sehingga proses pencernaan makanan menjadi terganggu.

  1. Wajah Kurang Ekspresi

Percaya atau tidak percaya namun penelitian di Nebraska Medical Center Omaha menyatakan bahwa parkinson menyebabkan otot-otot diwajah pasien menjadi terganggu. Otot tersebut biasanya menjadi kaku sehingga terlihat seperti kurang memiliki ekspresi.

Apabila menemui orang seperti ini atau biasanya disebut dengan wajah batu maka mungkin Anda menemui orang dengan gejala penyakit parkinson yang cukup serius.

  1. Lambat Saat Menulis

Meskipun lambat dalam menulis bukan gejala penyakit parkinson yang mutlak, namun perlu memperhatikan bahwa didunia ini ada istilah yang bernama bradykinesia. Bradykinesia merupakan salah satu penyakit yang memperlihatkan seseorang kehilangan gerakan spontan pada dirinya.

Ini merupakan salah satu gangguan otak yang menyebabkan koordinasi antara otak dan anggota tubuh tidak berjalan dengan sempurna. Pada kehidupan sehari-hari kita bisa mengamati penyebab parkinson ini saat seseorang beraktivitas yang menggerakan tangannya seperti mencuci pakaian atau menulis.

  1. Leher Terasa Nyeri

Nyeri pada leher merupakan salah satu gejala penyakit parkinson yang sering terjadi pada wanita. Kejadian ini biasanya disertai dengan gemetaran dan kekakuan pada tangan atau kaki.

Nyeri pada leher ini juga sifatnya lebih lama bila dibandingkan dengan nyeri leher pada umumnya. Anda mungkin bisa menjadikan rasa nyeri dileher yang berkelanjutan sebagai pertanda parkinson.

  1. Suara Mulai Berubah

Ada beberapa dokter yang kadang tidak memperhatikan bahwa perubahan suara merupakan salah satu gejala penyakit parkinson. Diagnosis terhadap perubahan suara kadang terlewatkan saat seorang pasein memeriksakan diri mereka.

Perubahan warna ini terjadi karena otot-otot pada wajah mulai kaku sehingga seseorang akan kesulitan mengatakan sesuatu dengan jelas. Kejadian ini membuat suara dari penderita parkinson menjadi lebih lembut dan sulit untuk didengarkan.

  1. Lengan Tidak Leluasa Untuk Bergerak

Selain merasa gemetaran ternyata orang yang mengalami parkinson akan mengalami gejala susah mengayunkan lengannya. Kasus ini sama penyebabnya, yaitu hilangnya dopamin yang menjadi neurotransmitter di otak.

Apabila Anda mendengar keluhan dari keluarga yang merasa kesulitan untuk mengayunkan tangannya mungkin Anda bisa sesegera mungkin untuk berkonsultasi dengan dokter.

  1. Mengeluarkan Keringan Dalam Jumlah yang Banyak

Sistem saraf otonom yang mulai bekerja kurang maksimal menyebabkan gangguan pada kelanjar keringat pada bagian kulit. Kemampuan kelenjar minyak untuk mengontrol kadar minyak juga berkurang fungsinya sehingga seseorang bisa berkeringat secara berlebihan atau dalam dunia medis sering disebut dengan istilah hiperhidrosis.

  1. Perubahan suasana hati dan kepribadian

Ada beberapa kalangan yang meragukan gejala penyakit parkinson ini, namun dari analisis tim medis yang meneliti dengan mengamati perilaku orang yang didiagnosis mengalami parkinson memiliki kecenderungan mempunyai perubahan sikap dan keperibadian. Rasa cemas yang berlebihan dan kondisi depresi merupakan gejala yang sering terjadi pada masa awal penyakit ini.

Dengan mempelajari beberapa gejala penyakit parkinson diatas, diharapkan bisa menjadi lebih waspada apabila menemukan beberapa gejala yang mungkin tidak disadari. Kondisi menyepelekan memang sering terjadi dan diharapkan setelah anda membaca artikel ini anda akan menjadi lebih siap untuk menghadapi masa yang akan datang. Anda mungkin bisa membaca artikel menyenai penyebab penyakit parkinson untuk menambah ilmu.

No Responses

Write a response